Cara Mengatasi Bayi Cegukan

Cara Mengatasi Bayi Cegukan – Cegukan pada bayi kerap membuat orang tua khawatir,tertutama pada usia sekitar 0 bulan hingga 1 tahun,si bayi sangat rentan terjadi cegukan dan ini merupakan hal yang wajar terjadi. 

Anda sebagai orangtua, hanyalah mencari tahu bagaimana cara mengatasi bayi cegukan. 

Penyebab Bayi Cegukan

Melansir laman Mayo Clinic, bayi cegukan dapat terjadi karena kontraksi diafragma. Diafragma merupakan otot di bawah paru-paru yang membantu proses pernapasan. Kontraksi otot diafragma dapat menghirup udara masuk ke paru-paru kemudian membuat klep tenggorokan menutup. Jika klep menutup secara mendadak, maka terjadilah cegukan.

Cara Mengatasi Bayi Cegukan

1. Susui Bayi Anda

Pada saat bayi anda cegukan, bukan berarti ia tidak boleh menyusu. Justru menyusu merupakan salah satu cara tepat untuk menghentikan cegukannya. Menyusu dapat merilekskan diafragma sehingga cegukan berhenti.

Jika cegukan tak juga berhenti setelah disusui, maka anda dapat mengganti posisi menyusu. Bisa jadi terdapat udara masuk ke mulut bayi saat menyusu sehingga cegukan semakin menjadi. Oleh karena itu, pastikan perlekatan sempurna.

2. Cek Posisi Menyusui

Untuk menghentikan cegukan bayi, anda juga harus mengecek apakah posisi menyusu Si bayi sudah tepat,apa belum ? . Pasalnya, posisi menyusui yang salah dapat menyebabkan udara masuk ke perut bayi melalui mulut sehingga menyebabkan cegukan.

Pastikan puting dan areola (bagian kecokelatan pada area puting) masuk seluruhnya ke mulut bayi. Tak hanya itu, pastikan juga perut bayi sejajar dengan perut anda dengan wajah menghadap ke payudara. Lakukan dengan sempurna,agar dapat membantu bayi anda mendapatkan ASI dengan tepat. Risiko cegukan pun dapat dicegah.

3. Biarkan Bayi Menghisap

Selain menyedot ASI, cegukan bayi juga dapat diatasi dengan gerakan menghisap yang dilakukan oleh bayi. Berikan mainan yang mudah dihisap seperti teether, dot, atau empeng untuk mengalihkan cegukannya.

Melansir laman Healthline, gerakan mulut bayi saat menghisap atau menyedot mampu merangsang Si buah hati anda untuk sendawa. Alhasil, cegukan dapat dihentikan.

4. Bantu Bayi Bersendawa

Ada beberapa hal yang membuat bayi cegukan, misalnya karena kembung, dingin, atau lainnya. Nah jika perut bayi kembung, Anda bisa membantunya bersendawa. Bersendawa dapat menghilangkan udara yang terjebak pada perut bayi sehingga cegukan hilang. 

Caranya adalah dengan menepuk punggung bayi anda setelah menyusu atau menegakkan badannya. Tepuk punggungnya perlahan hingga udara yang terjebak keluar dan ia tidak lagi cegukan.

5. Berikan Kehangatan

Bayi yang cegukan karena dingin dapat diatasi dengan membawanya ke tempat yang lebih hangat. Misalnya ruangan terbuka yang lembab. Selama masih cegukan, hindari tempat ber-AC dengan suhu rendah. 

Itulah cara mengatasi bayi cegukan yang perlu anda tahu. Pada intinya, tidak ada yang perlu anda khawatirkan. Namun anda sebagai ibu perlu mengecek kondisi bayi dan membawanya ke dokter jika cegukan tak kunjung reda hingga lebih dari 1 jam.

FAQ mengenai cara mengatasi bayi cegukan

Apa Itu Cegukan pada Bayi?

Cegukan adalah kondisi di mana bayi mengalami kontraksi tidak terduga pada diafragma yang diikuti dengan suara “hik” akibat penutupan cepat pita suara. Cegukan pada bayi umumnya tidak berbahaya dan sering kali akan hilang dengan sendirinya.

Apa Penyebab Cegukan pada Bayi?

  1. Makan Terlalu Cepat: Bayi yang menyusui atau minum susu formula terlalu cepat dapat menelan udara.
  2. Perubahan Suhu: Perubahan suhu mendadak, seperti memindahkan bayi dari tempat hangat ke dingin.
  3. Overstimulasi: Terlalu banyak rangsangan seperti suara keras atau aktivitas yang berlebihan.
  4. Refluks Gastroesofagus: Kondisi di mana asam lambung naik ke kerongkongan.

Bagaimana Cara Mengatasi Cegukan pada Bayi?

  1. Tunggu Hingga Cegukan Selesai:
    • Cegukan biasanya tidak berbahaya dan sering akan berhenti dengan sendirinya.
  2. Gendong dan Tenangkan:
    • Gendong bayi dalam posisi tegak untuk membantu meredakan cegukan.
  3. Berikan Minum:
    • Berikan sedikit susu atau air untuk membantu menenangkan diafragma.
  4. Coba Sendawakan Bayi:
    • Setelah menyusui, cobalah untuk menepuk punggung bayi dengan lembut agar bayi sendawa, yang dapat membantu mengeluarkan udara yang terperangkap.
  5. Hindari Makan Terlalu Cepat:
    • Pastikan bayi tidak menyusu atau minum terlalu cepat. Jika menyusui, pastikan posisi bayi nyaman dan tidak tergesa-gesa.
  6. Jaga Suhu Lingkungan:
    • Pastikan bayi tidak terpapar perubahan suhu yang ekstrem.

Kapan Harus Menghubungi Dokter?

Segera hubungi dokter jika:

  • Cegukan berlangsung lebih dari 15 menit atau sering terjadi.
  • Cegukan disertai gejala lain seperti muntah, kesulitan bernapas, atau tampak tidak nyaman.

Apakah Cegukan Berbahaya bagi Bayi?

Cegukan umumnya tidak berbahaya dan biasanya tidak memerlukan perawatan medis. Namun, jika terjadi secara berlebihan atau disertai gejala yang mengkhawatirkan, penting untuk berkonsultasi dengan dokter.

Apakah Ada Cara Mencegah Cegukan pada Bayi?

  • Memberikan makanan dalam porsi kecil dan sering.
  • Menghindari rangsangan berlebihan saat bayi menyusu.
  • Memastikan bayi dalam posisi yang nyaman saat menyusu.