Pengertian Laba – Laba atau profit merupakan salah satu konsep yang sangat penting dalam dunia bisnis. Laba adalah hasil dari kegiatan usaha yang dijalankan oleh suatu perusahaan atau individu yang berorientasi pada keuntungan. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi pengertian, ciri, tujuan, jenis, peranan, unsur, dan rumus terlengkap terkait laba (profit) dalam konteks bisnis.
Daftar Isi
Pengertian Laba (Profit)
Laba (profit) merupakan salah satu alat ukur keberhasilan manajemen perusahaan dalam menjalankan usahanya dimana indikatornya adalah pendapatan dan biaya.
Ciri – Ciri Laba (Profit)
- Penentuan laba dapat dilakukan berdasarkan transaksi yang benar-benar terjadi.
- Laba merupakan suatu prestasi sebuah perusahaan atau individu pada periode tertentu.
- Penentuan laba ini didasarkan pada prinsip pendapatan yang membutuhkan pemahaman mengenai definisi, pengukuran, dan pengakuan pendapatan.
- Penentuan laba dapat membutuhkan pengukuran mengenai biaya dalam bentuk biaya historis untuk mengetahui pendapatan tertentu.
- Penentuan laba juga didasarkan pada perbandingan antara pendapatan dan biaya yang relevan dengan pendapatan tersebut.
Tujuan Laba (Profit)
- Untuk dapat membiayai operasional suatu perusahaan dalam pencapaian laba yang lebih maksimal.
- Untuk dapat melunasi hutang yang ada.
- Sebagai cadangan dana untuk suatu kebutuhan investasi perusahaan.
- Untuk perkembangan suatu perusahaan dimasa yang akan datang.
- Jenis – Jenis Laba (Profit)
- Laba Kotor ialah sebuah perbedaan positif antara penjualan dikurangi pengembalian penjualan dan pengurangan penjualan.
- Laba Usaha (Operasi) yaitu suatu laba kotor dikurangi harga pokok penjualan dan pengeluaran untuk bisnis.
- Laba Bersih Sebelum Pajak merupakan salah satu laba yang diperoleh setelah laba usaha dikurangi oleh biaya bunga.
- Laba Bersih merupakan sejumlah laba yang diperoleh setelah pengurangan pajak.
Peranan Laba (Profit)
Suatu kekuatan pokok agar perusahaan dapat tetap bertahan untuk jangka pendek dan jangka panjang perusahaan.
- Balas jasa atas dana yang ditanam perusahaan.
- Salah satu sumber dana perusahaan.
- Sumber dana jaminan surat karyawan
- Daya tarik bagi pihak ketiga yang ingin menanam dana.
Unsur – Unsur Laba (Profit)
1. Pendapatan (Revenue)
Pendapatan ialah suatu kenaikan akvita atau penurunan kewajiban perusahaan dalam satu periode akuntansi.
Sederhananya, pendapatan merupakan hasil yang didapatkan setelah melakukan kegiatan bisnis atau pekerjaan.
2. Beban (Expense)
Beban yaitu segala sesuatu yang menjadi pengeluaran perusahaan demi untuk mendapatkan hasil yang diinginkan.
Beban juga dapat diartikan sebagai kenaikan kewajiban untuk menunjang kebutuhan operasional dalam satu periode tertentu.
3. Biaya (Cost)
Biaya yakni semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk melaksanakan suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang sesuai harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi.
4. Untung dan Rugi (Profit and Loss)
Untung dan rugi merupakan sebuah bagian dari laba dimana setiap bisnis pasti akan mengalaminya.
Keuntungannya ialah sebuah peningkatan ekuitas atau aktiva bersih yang berasalah dari semua transaksi perusahaan.
Sedangkan kerugian adalah penurunan aktiva bersih atau akuitas yang berasal dari transaksi tambahan (periferal).
5. Penghasilan (Income)
Penghasilan adalah berbagai hasil akhir yang didapatkan dari perhitungan pendapatan serta keuntungan setelah dikurangi dengan beban dan kerugian pada satu periode tertentu.
Rumus Laba (Profit)
p = TR – TC
Keterangan :
p : Profit atau Laba
TR : Total Revenue
TC : Total Cost
Konsep Laba (Profit)
1. Psychic Income
Psychic Income dapat menunjukkan sejumlah konsumsi barang atau jasa yang mampu untuk memenuhi kepuasan dan keinginan konsumen.
2. Real Income
Real Income dapat memberikan sebuah gambaran tentang kenaikan kemakmuran ekonomi yang terlihat dari kenaikan biaya hidup (cost of living).
3. Money Income
Money Income dapat memberikan berbagai informasi tentang nilai moneter sumber ekonomi yang digunakan dalam konsumsi yang sesuai dengan biaya hidup.
Faktor yang Mempengaruhi Laba
1. Biaya yaitu semua pengeluaran yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengolah suatu produk atau jasa sehingga mempengaruhi harga jual produk tersebut.
2. Harga Jual ialah besar-kecilnya harga jual suatu produk akan berpengaruh pada jumlah atau measurement penjualan produk tersebut.
3. Volume Penjualan dan Produksi yakni berbagai besar-kecilnya measurement penjualan suatu produk akan mempengaruhi jumlah produksi produk tersebut. Pada saat yang sama, measurement produksi juga mempengaruhi besar-kecilnya biaya produksi.
Demikianlah penjelasan terlengkap mengenai Laba (Profit) : Pengertian, Ciri, Tujuan, Jenis, Peranan, Unsur dan Rumus Terlengkap. Semoga bermanfaat
FAQ: Apa Itu Laba?
1. Apa yang dimaksud dengan laba?
Laba adalah selisih antara pendapatan yang diperoleh dari penjualan barang atau jasa dan biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan pendapatan tersebut. Laba menunjukkan keuntungan yang diperoleh oleh sebuah perusahaan.
2. Apa saja jenis-jenis laba?
Jenis-jenis laba meliputi:
- Laba Kotor: Pendapatan total dikurangi biaya langsung yang terkait dengan produksi barang atau jasa.
- Laba Operasional: Laba kotor dikurangi biaya operasional (seperti gaji, sewa, dan utilitas) yang tidak langsung terkait dengan produksi.
- Laba Bersih: Laba operasional dikurangi pajak dan biaya lain yang tidak langsung, menunjukkan keuntungan akhir yang diterima pemilik.
3. Mengapa laba penting bagi perusahaan?
Laba penting karena menunjukkan kesehatan finansial perusahaan. Ini digunakan untuk investasi, pembayaran dividen kepada pemegang saham, dan sebagai indikator kinerja perusahaan.
4. Bagaimana cara menghitung laba?
Menghitung laba dapat dilakukan dengan rumus:
- Laba Kotor = Pendapatan – Biaya Pokok Penjualan (HPP)
- Laba Operasional = Laba Kotor – Biaya Operasional
- Laba Bersih = Laba Operasional – Pajak – Biaya Lain
5. Apa yang mempengaruhi laba perusahaan?
Beberapa faktor yang mempengaruhi laba perusahaan antara lain:
- Volume penjualan
- Biaya produksi dan operasional
- Harga jual produk atau jasa
- Efisiensi manajemen dan operasi
- Kondisi pasar dan persaingan
6. Apa yang terjadi jika perusahaan mengalami kerugian?
Jika perusahaan mengalami kerugian, artinya biaya yang dikeluarkan melebihi pendapatan. Ini dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan, kemampuan untuk membayar utang, dan kepercayaan investor.
7. Bagaimana laba berhubungan dengan pajak?
Laba yang diperoleh perusahaan akan dikenakan pajak penghasilan. Besarnya pajak tergantung pada peraturan perpajakan yang berlaku di negara tersebut.
8. Apa yang dimaksud dengan laba ditahan?
Laba ditahan adalah laba bersih yang tidak dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen, melainkan disimpan dalam perusahaan untuk reinvestasi atau sebagai cadangan.